medioNesa – Belakangan ini masyarakat dikejutkan oleh laporan dari Ecoton Foundation yang mengungkap bahwa sejumlah merek teh celup mengandung mikroplastik, termasuk yang sangat populer dan sudah lama menjadi favorit banyak kalangan. Temuan ini membuat banyak orang mulai mempertanyakan keamanan konsumsi teh sehari-hari, terutama jika diseduh dengan kantong teh berbahan plastik atau sintetis.
Ecoton menyebutkan bahwa kantong teh dari merek-merek ternama bisa melepaskan mikroplastik ke dalam air seduhan saat terkena suhu tinggi. Mikroplastik tersebut sangat kecil dan tak kasat mata, namun bisa masuk ke tubuh dan menumpuk dalam jangka panjang. Penelitian ini membuat masyarakat mulai lebih waspada dan mempertimbangkan kembali cara mereka mengonsumsi teh.
Penelitian dari Ecoton menemukan bahwa ada lima merek teh celup terkenal di Indonesia yang ditemukan mengandung partikel mikroplastik saat kantong tehnya diuji dalam kondisi penyeduhan normal. Merek-merek tersebut adalah Sosro, Teh Poci, Sari Murni, Sariwangi, dan Tong Tji.
Daftar 5 Merek Teh Celup Mengandung Mikroplastik
Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh Ecoton Foundation, lima merek teh celup berikut terindikasi mengandung mikroplastik:
- Sosro – Salah satu merek teh paling legendaris di Indonesia, ditemukan mengandung partikel plastik dari kantong tehnya.
- Teh Poci – Terkenal dengan varian tehnya yang kuat dan khas, namun mengandung mikroplastik dalam uji lab.
- Sari Murni – Teh celup lokal yang digemari banyak kalangan ternyata juga terdeteksi mikroplastik.
- Sariwangi – Merek klasik yang sudah lama beredar di Indonesia, kantong tehnya melepas partikel sintetis saat diseduh.
- Tong Tji – Teh dengan varian rasa yang luas, ditemukan partikel kecil plastik dari kantong nilon dalam seduhan.
Kelima merek ini diketahui menggunakan bahan kemasan teh celup yang berisiko melepas partikel plastik ke dalam air. Maka dari itu, banyak pakar menyarankan untuk mulai menghindari teh celup dari merek-merek ini dan menggantinya dengan teh curah atau teh daun lepas (loose leaf).
Bahaya Mikroplastik bagi Kesehatan
Mikroplastik adalah potongan kecil plastik yang berukuran kurang dari 5 milimeter. Partikel ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan atau minuman. Setelah masuk ke tubuh, mikroplastik dapat menumpuk di organ dan menimbulkan berbagai efek kesehatan.
Beberapa efek negatif dari mikroplastik antara lain:
- Gangguan hormonal, terutama karena kandungan zat kimia seperti BPA
- Peradangan pada sistem pencernaan, karena sifat partikel asing yang masuk
- Kerusakan organ dalam, seperti hati, ginjal, dan bahkan otak
- Risiko kanker, jika terpapar jangka panjang
Mikroplastik bersifat tidak dapat dicerna oleh tubuh, sehingga konsumsinya secara terus-menerus sangat tidak disarankan.
Penjelasan Resmi dari BPOM
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait mikroplastik dalam teh celup, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan penjelasan resmi. Berikut beberapa poin penting:
- Kantong teh celup umumnya terbuat dari kertas dan plastik.
- Kertas yang digunakan adalah jenis kraft yang dilapisi plastik polietilen untuk perekatan panas.
- Polietilen ini tidak meleleh pada suhu air mendidih dan kantong teh tetap tertutup saat diseduh.
- Kantong plastik teh celup juga bisa terbuat dari nilon, PET, atau PLA.
- Semua teh celup yang terdaftar di BPOM telah melewati evaluasi keamanan pangan dan kemasan.
- Penilaian keamanan mengacu pada Peraturan Kepala BPOM No. HK.03.1.23.07.11.6664 Tahun 2011 tentang Pengawasan Kemasan Pangan.
- BPOM terus melakukan pengawasan dan siap menindak produk yang tak memenuhi syarat.
- Konsumen bisa menghubungi HALO BPOM 1-500-533 atau email halobpom@pom.go.id untuk informasi lebih lanjut.
Meski begitu, BPOM tetap menghimbau masyarakat untuk waspada dan bijak dalam memilih produk makanan dan minuman.
Solusi dan Rekomendasi Aman Konsumsi Teh
Untuk kamu yang khawatir akan paparan mikroplastik dari teh celup, berikut beberapa solusi:
- Gunakan teh daun lepas (loose leaf) tanpa kantong
- Seduh teh menggunakan infuser dari stainless steel atau keramik
- Hindari membeli teh celup dengan kemasan kantong plastik atau nilon
- Pilih teh yang menyatakan kemasannya bebas BPA dan ramah lingkungan
- Dukung produsen yang menggunakan bahan kemasan biodegradable
Langkah ini akan membantu mengurangi risiko masuknya partikel plastik ke dalam tubuhmu.
Temuan dari Ecoton tentang lima merek teh celup mengandung mikroplastik menjadi alarm penting bagi masyarakat. Meskipun sudah ada klarifikasi dari BPOM terkait keamanan kemasan, kita tetap harus bijak dan selektif dalam memilih produk teh yang aman untuk dikonsumsi.
Beralih ke teh daun lepas atau produk dengan kemasan ramah lingkungan bisa menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan tubuh dari paparan mikroplastik. Ingat, gaya hidup sehat dimulai dari keputusan kecil sehari-hari, termasuk dalam memilih minuman favorit seperti teh.
FAQ
1. Apa saja merek teh celup yang ditemukan mengandung mikroplastik?
Sosro, Teh Poci, Sari Murni, Sariwangi, dan Tong Tji.
2. Apakah semua teh celup tidak aman dikonsumsi?
Tidak semua, tapi sebaiknya hindari teh celup dengan kantong berbahan plastik.
3. Apa tanggapan BPOM soal teh celup dan mikroplastik?
BPOM menyatakan semua produk terdaftar telah melalui evaluasi keamanan pangan dan kemasan.
4. Bagaimana cara menghindari teh yang mengandung mikroplastik?
Gunakan teh daun lepas, infuser non-plastik, dan baca label kemasan dengan cermat.
5. Apakah mikroplastik berbahaya bagi kesehatan?
Ya, karena dapat memicu gangguan hormon, kerusakan organ, dan penyakit jangka panjang.